“Di sini akan ada galeri wakaf, ruang konsultasi, hingga kegiatan edukasi bagi masyarakat. Gedung ini juga menjadi tempat bernaung bagi dewan pembina, ketua yayasan, dan majelis syuro. Kami berharap, Graha Wakaf dapat memperkuat peran Padang sebagai Kota Wakaf sekaligus mendorong pengembangan wakaf di Sumatera Barat,” tutur Kamrizal.
Rangkaian acara peresmian tidak hanya diisi dengan kegiatan ceremonial. Gubernur Mahyeldi juga melakukan penanaman perdana wakaf produktif berupa melon premium hidroponik di Lumin’s Farm. Kegiatan ini menjadi simbolisasi wakaf produktif yang memberi manfaat berkelanjutan.
Usai itu, Gubernur juga memberikan kuliah umum di Gedung Serbaguna (GSG) Firman Bahar AR Risalah, dengan tema “Membangun Ekonomi Berkelanjutan dan Berkeadilan di Era Digital dengan Landasan Moral yang Kuat.” (adpsb/cen)