CARAPANDANG.COM- Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta agar para aparat yang melindas pengemudi ojek online (ojol) menggunakan kendaraan taktis (rantis) hingga menyebabkan tewas untuk ditindak tegas.
Menurut dia, tindakan tegas itu harus diberikan baik secara kedinasan maupun secara hukum. Pemerintah pun, kata dia, perlu turut mengambil peran untuk bertanggung jawab kepada korban.
"Pemerintah seharusnya mengambil alih tanggung jawab nafkah keluarga almarhum termasuk biaya sekolah anak-anak almarhum sampai perguruan tinggi," kata Habiburokhman di Jakarta, Jumat.
Dalam hal ini, dia pun menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pengemudi ojol yang bernama Affan Kurniawan tersebut. Dia berharap keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
"Semoga almarhum husnul khatimah dan semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kekuatan," kata ketua komisi yang membidangi urusan penegakan hukum itu.
Adapun kejadian rantis Brimob melindas pengendara ojek online itu terjadi pada Kamis (28/8) malam, setelah berbagai elemen masyarakat yang menggelar aksi unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen, Jakarta, dipukul mundur oleh pihak kepolisian.
Akibatnya kericuhan terjadi hingga ke berbagai wilayah di sekitaran kompleks parlemen, mulai dari Palmerah, Senayan, hingga Pejompongan. Peristiwa rantis Brimob yang melindas pengemudi ojol itu diduga terjadi di wilayah Pejompongan.